Awal Kemenangan Jaman Ini


Foto dari sini.

Apakah ada sebuah perjuangan tanpa proses dan dalam waktu yang singkat? Untuk lepas dari kerjasama raja Indonesia dengan penjajah Belanda yang merugikan rakyat, Indonesia perlu waktu 350 tahun. Belum lagi perjuangan bebas dari penjajah-penjajah lain, termasuk Soeharto dan kroni-kroninya. Nenek moyang kita telah banyak merelakan hidupnya demi sebuah perjuangan yang akhirnya kita rasakan kenikmatannya hari ini. Butuh pengorbanan dan waktu. Sebuah proses yang sangat mulia.

Namun di jaman ini pun kita memiliki masalah baru, penjajah baru: partai. Dengan memanfaatkan topeng “wakil rakyat”, mereka bermain sendiri untuk kepentingan mereka sendiri. Menggandeng seseorang yang baik untuk diletakkan pada jabatan vital sebagai tameng mereka melakukan kegiatan yang merugikan rakyat. Tak bisa selamanya rakyat Indonesia diperlakukan seperti ini. Sama seperti tak selamanya rakyat Indonesia mau dijajah Belanda, Inggris, Spanyol, Jepang, maupun Soeharto. Meniru nenek moyang, kita harus berjuang melawannya. Perjuangan itu adalah memiliki pemimpin yang independen, tanpa partai. Terpilihnya pemimpin independen membuat partai tak bisa banyak mencampuri kepemimpinannya, sembunyi di baliknya, merugikan rakyatnya. Pemimpin independen bergerak bebas untuk kepentingan rakyat. Jika dalam masa jabatannya pemimpin independen merugikan rakyat, ia akan jatuh karena baik partai maupun rakyat tak ada yang mendukungnya. Sebuah hubungan saling membutuhkan antara pemimpin dan rakyatnya. Konsep kepemimpinan yang dibutuhkan Indonesia jaman ini.

11 Juli 2012 kemarin pasangan cagub dan cawagub independen DKI Jakarta berhasil meraih awal kemenangan atas perjuangannya. Walau tidak meraih posisi teratas, namun mereka berhasil meraih peringkat di atas pasangan yang didukung 17 partai termasuk partai besar Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Bagaimana mungkin pasangan yang didukung sekian banyak partai senior dikalahkan oleh pasangan baru yang independen? Kenyataannya bisa. Kenyataannya rakyat mampu membuatnya mungkin. Rakyat bersama-sama telah menunjukkan bahwa soon mereka bisa bebas dari partai yang menjajah pemimpinnya. Rakyat bersama-sama menggertak. Inilah perjuangan baru. Inilah awal kemenangan jaman ini.

Malam setelah pengumuman quick count cagub-cawagub DKI Jakarta kemarin, seseorang menghina pasangan independen tersebut. Bahwa pasangan independen kalah, seharusnya para pendukungnya malu. Dia merasa lebih hebat karena calon dukungannya menang sementara calon dukungan orang lain kalah. Dia tak tahu, bahwa perjuangan ini bukan hanya untuk kemenangan hari ini saja. Perjuangan ini untuk kemenangan jangka panjang yang membutuhkan proses untuk mencapainya. 11 Juli 2012 kemarin rakyat sudah mencapai awal kemenangannya. And we wont give up.

 

2 Responses to “Awal Kemenangan Jaman Ini”

  1. airyz mengatakan:

    Jagoanku kalah :(

    om faisal biem..

  2. Sumartha mengatakan:

    Ijin share tulisannya ya :)

Leave a Reply